Kisah dimulai dari seorang kafir datang kepada seorang Yahudi di Madinah. Dia memceritakan kepadanya bahawa Muhammad mengaku dirinya sebagai Nabi dan dia meminta nasihat kepadanya bagaimana caranya untuk menentangya.
Yahudi tadi berkata “Tanya kepada
Muhammad tentang kisah Ashabul Kahfi, jika dia mengetahuinya maka ia benar
sebagai Nabi”. Lalu orang kafir tadi bertanya
kepada Rasulallah SAW tentang kisah tersebut. Mereka menyangka beliau tidak
mengetahuinya sehingga mereka boleh mengalahkan dan menentang beliau. Tapi apa
yang terjadi. Allah perintahkan Jibril as agar segera turun dari langit
menceritakan kepada Rasulullah saw kisah tersebut sebagaimana tertera dalam
Al-Qur’an dalam surah
Al-Kahfi.
18:9. Atau kamu mengira bahawa
orang-orang yang mendiami gua dan (yang mempunyai) raqim itu, mereka termasuk
tanda-tanda kekuasaan Kami yang menghairankan?
18:10. (Ingatlah) tatkala
pemuda-pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa:
Wahai Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah
bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)”.
18:11. Maka Kami tutup telinga
mereka beberapa tahun dalam gua itu,
18:12. kemudian
Kami bangunkan mereka, agar Kami mengetahui manakah di antara kedua golongan
itu yang lebih tepat dalam menghitung berapa lamanya mereka tinggal (dalam gua
itu).
18:13. Kami ceritakan kisah
mereka kepadamu (Muhammad) dengan sebenarnya. Sesungguhnya mereka itu adalah
pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambahkan kepada mereka
petunjuk;
18:14. dan Kami telah meneguhkan
hati mereka di waktu mereka berdiri lalu mereka berkata: “Tuhan kami adalah
Tuhan langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia,
sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh
dari kebenaran”.
18:15. Kaum kami ini telah
menjadikan selain Dia sebagai tuhan-tuhan (untuk di sembah). Mengapa mereka
tidak mengemukakan alasan yang terang (tentang kepercayaan mereka?) Siapakah
yang lebih lalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap
Allah?
18:16. Dan apabila kamu
meninggalkan mereka dan apa yang mereka sembah selain Allah, maka carilah
tempat berlindung ke dalam gua itu niscaya Tuhanmu akan melimpahkan sebagian
rahmat-Nya kepadamu dan menyediakan sesuatu yang berguna bagimu dalam urusan
kamu.
18:17. Dan kamu akan melihat
matahari ketika terbit, condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan bila
matahari itu terbenam menjauhi mereka ke sebelah kiri sedang mereka berada
dalam tempat yang luas dalam gua itu. Itu adalah sebahagian dari tanda-tanda
(kebesaran) Allah. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah
yang mendapat petunjuk; dan barang siapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tak
akan mendapatkan seorang pemimpin pun yang dapat memberi petunjuk kepadanya.
18:18. Dan kamu mengira mereka
itu bangun padahal mereka tidur; dan Kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke
kiri, sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan
jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan
melarikan (diri) dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi dengan ketakutan
terhadap mereka.
18:19. Dan demikianlah Kami
bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri. Berkatalah
salah seorang di antara mereka: “Sudah berapa lamakah kamu berada (di sini?)”. Mereka
menjawab: “Kita berada (di sini) sehari atau setengah hari”. Berkata (yang lain
lagi): “Tuhan kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu berada (di sini). Maka
suruhlah salah seorang di antara kamu pergi ke kota dengan membawa wang perakmu ini, dan
hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, maka hendaklah dia membawa
makanan itu untukmu, dan hendaklah dia berlaku lemah lembut dan janganlah
sekali-kali menceritakan halmu kepada seseorang pun.
18:20. Sesungguhnya jika mereka
dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melempar kamu dengan batu, atau
memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak
akan beruntung selama-lamanya”.
18:21. Dan demikian (pula) Kami
mempertemukan (manusia) dengan mereka, agar manusia itu mengetahui, bahwa janji
Allah itu benar, dan bahawa kedatangan hari kiamat tidak ada keraguan padanya. Ketika
orang-orang itu berselisih tentang urusan mereka, orang-orang itu berkata:
“Dirikanlah sebuah bangunan di atas (gua) mereka, Tuhan mereka lebih mengetahui
tentang mereka”. Orang-orang yang berkuasa atas urusan mereka berkata:
“Sesungguhnya kami akan mendirikan sebuah rumah peribadatan di atasnya”.
18:22. Nanti (ada orang yang
akan) mengatakan (jumlah mereka) adalah tiga orang yang keempat adalah
anjingnya, dan (yang lain) mengatakan: “(Jumlah mereka) adalah lima orang yang keenam adalah anjingnya”,
sebagai tekaan terhadap barang yang ghaib; dan (yang lain lagi) mengatakan:
“(Jumlah mereka) tujuh orang, yang kelapan adalah anjingnya”. Katakanlah:
“Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka; tidak ada orang yang mengetahui
(bilangan) mereka kecuali sedikit”. Kerana itu janganlah kamu (Muhammad)
bertengkar tentang hal mereka, kecuali pertengkaran lahir saja dan jangan kamu
menanyakan tentang mereka (pemuda-pemuda itu) kepada seorang pun di antara mereka
petikan dr blog TULAHAN
petikan dr blog TULAHAN




No comments:
Post a Comment